5 Tokoh Hebat yang Sukses di Usia Tua

4 min read
Sukses di usia tua

Photo by Andrea Piacquadio from Pexels

Saat ini kita hidup di tengah budaya yang berkompetisi pada kesuksesan. Memang sama sekali tidak salah untuk mengejar kesuksesan. Namun, kompetisi ini kadang menjadi buruk jika kita terlalu terobsesi sehingga membandingkan diri dengan orang lain. Padahal, sukses tidak mengenal usia. Bisa saja kamu sukses di usia tua nantinya.

Belum lama ini tersebar luas informasi di sosial media tentang apa saja yang kamu harus miliki saat usia 30 tahun. Contohnya, memiliki tabungan Rp 100 juta, cicilan rumah sisa 20%, punya kendaraan pribadi, gaji minimal Rp 8 juta dan lain sebagainya.

Bagi sebagian orang, total harta dan aset tersebut bukan hanya sulit sekali dikejar bahkan hampir tidak realistis. Informasi semacam ini bisa membuat seseorang membandingkan dirinya dengan orang lain yang mungkin lebih beruntung dibandingkan dirinya.

Alhasil, tidak sedikit orang yang putus asa dan terjebak dalam depresi karena belum memiliki harta tersebut. Padahal, tidak ada keharusan kita harus memiliki harta dan aset apa pada usia tertentu. Kondisi semacam ini bisa membuat seseorang berhenti berusaha keras karena merasa dirinya sudah gagal.

Faktanya, banyak sekali orang yang baru berhasil mencapai kesuksesan di usia yang sudah tua. Menurut Profesor Stanford University, Carol Dweck, kunci utama untuk meraih kesuksesan adalah dengan berusaha keras meskipun mendapatkan kesulitan. Dalam bahasanya, Prof. Carol Dweck menyebutnya sebagai Growth Mindset.

Mengejar success before 30 itu baik, tapi jangan sampai malah merusak kesehatan mental kalian. Dalam tulisan ini, admin akan menceritakan kisah inspiratif dari tokoh-tokoh dunia yang baru mencapai sukses di usia tua.

Tokoh-Tokoh yang Sukses di Usia Tua

1.  Kolonel Sanders

kolonel sanders adalah teladan utama orang yang sukses di usia tua

Nama tokoh yang satu ini pasti ada di deretan teratas dalam daftar orang yang sukses di usia tua. Siapa yang tidak mengenal restoran cepat saji KFC yang terkenal dengan kelezatan ayamnya? Bahkan, saking lezatnya, perebutan kulit ayam gorengnya bisa memicu perkelahian.

Sosok yang memiliki nama lengkap Herland David Sanders ini sering bergonta-ganti pekerjaan ketika masih muda. Mulai dari kuli bangunan, tukang parkir, nakhoda kapal uap, agen asuransi, hingga menjadi pemadam kebakaran pernah dicoba semuanya.

Hingga usia 40 tahun, Colonel Sanders belum juga meraih kesuksesan. Bahkan, ia pernah frustasi dan berpikir untuk bunuh diri karena merasa putus asa setelah dipecat dari tempat kerjanya dan ditinggalkan oleh istri dan anak-anaknya.

Suatu hari Ia mencoba peruntungan dalam bidang kuliner dengan membuka suatu tempat makan bernama Café Sanders, yang menjadi cikal bakal dari restoran ayam paling terkenal di dunia yaitu Kentucky Fried Chicken.

Namanya memulai usaha, tidak mungkin jalannya selalu lurus dan mudah. Colonel Sanders juga begitu, Ia harus melewati pasang surut dunia usaha. Colonel Sanders membuka restoran pertamanya di usia 62 tahun. Pada awal masa bisnisnya ia sempat jatuh bangun bahkan sempat melelang restoran miliknya.

Ia juga menghadapi lebih dari 100 penolakan ketika berusaha mencari pemodal untuk restoran ayam gorengnya itu. Tetapi, hasil memang tidak pernah mengkhianati usaha. Colonel Sanders akhirnya meraih kesuksesan di usia 70 tahun. Sukses di usia tua bukanlah sesuatu yang mustahil kan?

Pada saat itu restoran KFC mencapai 600 cabang. Karena terlalu banyak, ia tidak bisa mengelolanya sendiri, maka ia pun menjual franchise KFC ke John Brown Junior dan milyuner Jack Mass seharga satu juta dolar dan ia juga mendapatkan gaji setiap bulan seumur hidup dengan jumlah yang besar sampai ia meninggal di tahun 1980.

2.      Stan Lee

Sukses di usia tua bukanlah mustahil, stan lee membuktikannya

Mungkin tidak semua orang mengenal namanya, tapi hampir semua orang pasti mengetahui karyanya. Siapa coba yang tidak tahu karakter superhero legendaris seperti Ironman, Spiderman, X-Men, Thor, Hulk dan lain sebagainya? Semua karakter pada komik dan film Marvel adalah karya dari Stan Lee.

Pria dengan nama asli Stanley Martin Lieber lahir pada tahun 1922 dan tumbuh di daerah kumuh yang terkenal dengan kriminalitasnya, Bronx, New York. Ketertarikannya pada dunia fantasi bermula ketika menyaksikan film-film dari Errol Flynn dan membaca buku-buku karya William Shakespeare.

Keluarganya yang miskin membuat Stan Lee harus mencari uang sejak remaja. Ia pernah bekerja sebagai office boy paruh waktu saat SMA. Setelah lulus, ia bekerja di salah satu perusahaan komik. Selama dua tahun pekerjaannya adalah membuat kopi dan menjaga tinta untuk para staff.

Setelah diangkat menjadi editor di perusahaan komik tersebut, Stan Lee rutin mencoba membuat kisah-kisah komik sendiri. Setelah melalui sebuah perjalanan panjang yang berat, akhirnya ia berhasil menciptakan komik fenomenal yang melambungkan namanya: The Fantastic Four.

Saat itu, usianya sudah 39 tahun. Jika Stan Lee menyerah setelah penolakan bertahun-tahun, hari ini kita tidak bisa menikmati film seperti The Avengers. Kesuksesan tidak selalu datang di masa muda, sukses di usia tua juga bukan sebuah hal yang buruk bukan?

3.      Henry Ford

Henry Ford adalah pendiri Ford Motor Company

Pendiri dari Ford Motor Company ini, baru merasakan kesuksesannya di usia 45 tahun. Ya, Henry Ford baru merasakan sukses di usia tua!

Ia berasal dari keluarga petani miskin di Amerika Serikat. Sejak kecil, Henry memiliki ketertarikan pada mesin. Keahliannya ini membuat ia direkrut oleh perusahaan milik Thomas Alva Edison. Iya, penemu lampu yang terkenal itu.

Selama bekerja di perusahaan Edison, ia sering melakukan berbagai percobaan dan penelitian di rumahnya dan berhasil menciptakan kendaraan. Kemudian ia menunjukkan temuannya ini ke investor yang setuju untuk menggelontorkan dana untuk memproduksi kendaraan.

Namun sayang, investornya menginginkan mobil Henry dijual dengan harga tinggi yang akhirnya membuat penjualannya menurun drastis. Akhirnya, pada tahun 1901, perusahaannya mengalami kebangkrutan. Tapi Henry Ford tidak menyerah dan membuat mobil yang lebih baik.

Pada tahun 1902, ia menciptakan mobil yang memenangkan kompetisi balap. Seorang milioner tertarik untuk membantu Henry menciptakan perusahaan mobilnya sendiri. Di sinilah Ford Motor Company berdiri.

Mobil produksi Ford juga tidak langsung laku di pasaran. Perlahan demi perlahan Henry terus melakukan percobaan dan inovasi untuk mengembangkan mobilnya. Sampai akhirnya terciptalah Ford Model T, mobil yang menjadi role model dan standar mobil saat ini.

Dulu, stir mobil berada di tengah. Ford Model T meletakkan stir di sebelah kiri. Mobil ini laku keras di pasaran. Berkat inovasi dan kemauan keras dari Henry Ford, akhirnya ia meraih kesuksesan dengan membesarkan nama Ford Motor Company.

4.      J.K Rowling

Penulis buku Harry Potter mencapai sukses di usia 32

“Dari standar biasa, saya adalah kegagalan terbesar yang saya ketahui.”

Itulah kata-kata dari salah satu novelis terbesar sepanjang masa: J.K Rowling. Sobat pasti kenal dengan tokoh Harry Potter bukan? Dari imajinasi J.K Rowling lah penyihir dari sekolah Hogwarts itu tercipta.

Kesuksesan Harry Potter tidak diperoleh hanya semalam. Menulis buku adalah sebuah proses yang sangat panjang. Ketika J.K Rowling baru saja memulai untuk menulis tentang Harry Potter, Ibunya meninggal dunia. Ia berhenti menulis karena larut dalam duka hingga mengalami depresi.

J.K Rowling pergi ke Portugal untuk mengajar bahasa Inggris sekaligus melupakan masa lalu dan memulai hidup baru. Ia menikahi seorang pria dan memiliki seorang anak. Sayangnya, pernikahannya tidak berjalan lancar dan ia harus membesarkan anaknya seorang diri.

Tanpa pekerjaan dan tanpa suami, ia mulai meneruskan bukunya dan berhasil menyelesaikannya. Dengan berbangga diri, J.K Rowling mengirimkan naskahnya ke beberapa penerbit. Namun, hanya penolakan yang ia terima sebagai balasan.

Setelah penolakan dari beberapa penerbit, akhirnya ada seorang editor di Bloomsbury Publishing Company yang duduk membaca naskah tersebut bersama putrinya yang berusia 8 tahun. Putri editor tersebut menyukai naskahnya dan memaksa untuk membaca keseluruhannya. Karena ketertarikan putrinya, editor tersebut ingin menerbitkan buku yang berjudul Harry Potter and the Sorcerer’s Stone.

Sisanya adalah sejarah. J.K Rowling berubah dari single mother pengangguran menjadi salah satu penulis dengan penjualan terlaris di dunia. Setelah melalui beberapa pengalaman pahit dalam hidup, termasuk penolakan dari banyak penerbit. J.K Rowling meraih kesukesan di usia 32 tahun.

Bukan usia yang sangat muda untuk sukses, apalagi jika mengingat pengalaman hidupnya. Sukses di usia tua bukan hal yang buruk-buruk amat kok! Yang penting, tetap berusaha dan pantang menyerah!

5.      Adolf Dassler

Mungkin tidak banyak dari Sobat yang mengenal nama ini. Tapi, pasti kamu semua mengetahui brand sepatu yang bernama Adidas, kan? Ya, dari jerih payah Adolf Dassler lah Adidas tercipta. Ia lahir dari keluarga yang biasa-biasa saja. Ayahnya bekerja di pabrik sepatu dan Ibunya bekerja sebagai buruh laundry.

Adolf bersama kakak tertuanya, Rudolf memang memiliki ketertarikan pada pembuatan sepatu. Mereka berdua berusaha membuat sepatu untuk para atlet. Mereka mewawancarai banyak atlet untuk mengetahui kebutuhan para atlet. Setelah itu, Adolf mencoba memenuhi kebutuhan atlet tersebut lewat sepatu ciptaannya.

Kakaknya, Rudolf bertugas untuk menjual sepatu ciptaan adiknya itu. Setelah bertahun-tahun melakukan eksperimen dan inovasi, sepatu ciptaan Adolf Dassler mendapat perhatian setelah atlet yang menggunakan sepatunya mendapatkan 4 medali emas di Olimpiade Berlin tahun 1936. Setelah mendapat perhatian dan sedikit kesuksesan, kakak beradik ini mulai berkonflik.

Kesuksesannya itu tidak tanpa rintangan. Konflik Adolf dan Rudolf akhirnya membuat mereka berdua berpisah pada tahun 1948. Adolf menamai merek sepatunya dengan Adidas dan Rudolf menamai merek sepatunya dengan Puma. Keduanya menjadi merek yang sangat terkenal di dunia olahraga hari ini.

Adidas mulai laku terjual di pasaran pada tahun 1949, ketika Adolf Dassler berusia 49 tahun. Ya, ia baru merasakan nikmatnya sukses di usia tua.


Dan masih banyak sekali nama-nama orang yang sukses di usia tua seperti Soichiro Honda (pendiri Honda), Josh Pemberton (pendiri Coca Cola), Arianna Huffington (pendiri Huffington Post), Sam Walton (pendiri Walmart) hingga Charles Darwin (penemu teori evolusi). Kalau diteruskan, tulisan ini bisa tidak habis-habis.

Bahkan, menurut riset dari Harvard, orang yang mendirikan usaha di usia 40-an memiliki kemungkinan yang lebih tinggi untuk berhasil. Jadi, pelajaran penting dari tokoh-tokoh yang menuai sukses di usia tuaadalah: jangan pernah menyerah untuk mengejar cita-cita. Usia hanyalah angka.

Kalau kamu sudah berusia sedikit tua dan merasa pencapaianmu belum seberapa, ingatlah perjuangan tokoh-tokoh di atas. Jangan terlalu mudah membandingkan dirimu dengan keberhasilan orang lain. Setiap orang memiliki jalan hidupnya masing-masing.

Jadi, tetap semangat ya Sob! Simak terus blog dan sosial media Dompet Kilat untuk mendapatkan informasi seputar dunia keuangan, bisnis, ekonomi dan lain sebagainya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © PT Indo Fin Tek 2016 - 2021 | Newsphere by AF themes.