Menurut Robert T. Kiyosaki, financial freedom, atau kebebasan finansial sebenarnya bukan merupakan kondisi dimana kita memiliki kekayaan yang sangat berlimpah dan tak terhitung. Kebebasan finansial sejatinya merupakan kondisi dimana seseorang benar-benar bebas untuk melakukan hal-hal yang ia inginkan terlepas dari kondisi keuangannya. Apa makna dari memiliki puluhan mobil dan rumah mewah namun semuanya belum lunas sehingga “mencekik” kondisi finansial sang empunya? Pada kesempatan kali ini, kita akan membahas secara ringkas langkah-langkah pengelolaan uang yang baik demi mencapai kebebasan finansial. Pembahasan ini didasarkan pada teori manajemen keuangan personal milik Ramit Sethi, penulis dari buku I Will Teach You To Be Rich.

  1. Hindari kesalahan-kesalahan umum dalam pengelolaan keuangan

Kesalahan pertama yang sering dilakukan adalah terlalu banyak berfikir dan tidak mengambil langkah konkrit dalam ber-investasi. Hindari pemikiran-pemikiran seperti “Sekaramg bukan waktu yang tepat”, “Ah perekonomian sedang tidak baik”, atau “Aku masih terlalu muda.” Selalu ingat bahwa “The best time to invest is now!

Kesalahan kedua adalah untuk bersikap terlalu pelit terhadap diri sendiri. Sikap pelit terhadap diri sendiri dengan cara yang berlebihan pada akhirnya akan membuat motivasi ber-hemat kita berangsur-angsur menjadi hilang. Hal yang lebih baik untuk dilakukan adalah untuk berhemat sewajarnya namun dilakukan hingga seumur hidup, percayalah!

2. Buat “sistem keuangan”-mu sendiri

Tujuan dari menciptakan sistem keuangan personal adalah supaya kamu tidak harus memikirkan lagi alokasi pendapatan yang kamu terima setiap harinya. Menurut Ramit Sethi, tidak apa-apa terlihat “berfoya-foya” asalkan uang yang dihamburkan tersebut memang sudah termasuk ke kalkulasi dana yang ia alokasikan sebagai pengeluaran guilt-free atau tanpa rasa bersalah. Contoh dari sistem keuangan tersebut adalah:

  • 50-60% untuk biaya-biaya tetap (bayar cicilan, makanan, dsb)
  • 10% untuk investasi
  • 5-10% untuk tabungan yang diperuntukkan sebagai akun “siaga” atau dapat pula untuk hal besar yang ingin dicapai seperti pernikahan, liburan, dsb
  • 20-35% untuk pengeluaran guilt free
  1. Kurangi hal-hal yang bisa dikurangi

Makna dari mengurangi hal-hal yang bisa dikurangi sejatinya bukan hanya berhemat namun juga untuk mendapatkan harga-harga terbaik untuk berbagai kebutuhan hidup, terutama yang akan dibayar secara angsuran/cicilan. Perlu dipahami bahwa ada banyak opsi pembayaran yang apabila dianalisis lebih lanjut, sebenarnya tidak terlalu menguntungkan. Selain itu, cobalah pula untuk membeli berbagai kebutuhan dan keinginan secara lebih murah. Contohnya seperti memakai transportasi umum yang berbiaya lebih rendah daripada bensin dan juga makan berdasarkan diskon serta promo.

  1. Berinvestasi-lah secara simpel namun efektif

Untuk menjadi seseorang yang mampu mem-prediksi naik turunnya nilai suatu investasi secara pasti hanyalah sebuah mitos. Apa yang bisa dilakukan oleh para profesional maupun akademisi sebenarnya hanyalah sebuah educated guess yang pasti memiliki tingkatan deviasi-nya tersendiri. Hal yang perlu diperhatikan dalam ber-investasi adalah disiplin dan pengetahuan. Ketahuilah perbedaan dalam menjadi seorang investor dan seorang spekulator.

Itulah empat langkah mudah yang dapat kamu terapkan untuk menggapai kebebasan finansial di usia muda. Jadi, tunggu apa lagi! Segera terapkan teknik-teknik pengelolaan keuangan personal tersebut agar tidak menyesal di hari tua kelak!

 

Ditulis Oleh Fadli Jihad Dahana S

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here