fintech

Tidak ada yang dapat membatasi kemajuan teknologi yang kita miliki saat ini. Kemajuan teknologi akan terus mengalami perkembangan yang signifikan. Kemajuan teknologi sering digunakan untuk orang yang ingin membangun bisnis mereka sendiri. Hingga saat ini, ekonomi di Indonesia meledak dan mendorong para pelaku bisnis untuk membuka perusahaan startup mereka sendiri. Jika saat ini teknologi mengambil peran besar dalam e-commerce dan bisnis online, maka inilah saatnya untuk menghadapi teknologi baru yang disebut Fintech.

Fintech adalah singkatan dari Financial Technology, sebuah industri baru yang menggunakan teknologi untuk membuat keuangan lebih baik dengan cara yang inovatif dan kreatif. Efisiensi dalam Fintech memang telah dibuktikan dari beberapa metode yang telah dipaparkan. Fintech di Indonesia telah membangun asosiasinya yang telah menjadi forum bagi perusahaan atau lembaga yang membangun sektor jasa keuangan untuk menjalankan bisnis mereka. Fintech Indonesia telah menjadi mitra tepercaya untuk mewujudkan ekosistem perusahaan fintech dan telah menjadi lembaga penelitian yang mendorong pengembangan sektor keuangan berbasis teknologi di Indonesia.

Misi lain dari Fintech Indonesia adalah untuk dapat berpartisipasi dan aktif melalui kegiatan pendidikan dan kepedulian untuk memajukan agenda teknologi keuangan. Fintech Indonesia juga mencoba menghubungkan lembaga-lembaga fintech internasional lainnya sehingga mereka dapat menciptakan koneksi yang baik dengan komunitas global, baik dari bertukar ide atau berbagi keahlian.

Menurut Cekindo, bidang fintech telah mengalami perkembangan pesat, terutama untuk kartu pasar dan pembayaran. Lebih dari 150 startup fintech di Indonesia dan telah tumbuh sekitar 78 persen sejak 2015. Ada juga kelebihan dalam fintech yang dapat diperoleh oleh perusahaan dan konsumen. Pertama, fintech mudah melayani konsumen melalui konektivitas internet yang dapat diakses sendiri oleh konsumen melalui tablet atau smartphone. Alasan lain, memiliki jaminan informasi dan metode keamanan adalah poin utama dalam fintech itu sendiri.

Sehingga setiap data pengguna akan dijamin kerahasiaannya dan keamanannya. Kelebihan yang dapat dianggap menguntungkan tidak mencakup kelemahan yang akan diperoleh oleh fintech itu sendiri. Secara umum, koneksi internet yang stabil adalah persyaratan utama dan fasilitas seperti smartphone dll. Sangat disayangkan jika kita berada di lingkungan yang memiliki teknologi terbatas, akan sulit untuk mendapatkannya. Alasan lain adalah kerentanan penipuan atas nama perusahaan ternama untuk mendapatkan keuntungan yang lebih besar.

Oleh karena itu, kesadaran diri diperlukan supaya dapat lebih bijak dalam menggunakan, dan harus selalu melihat di kedua bagian positif dan negatif penggunaan fintech tersebut. Hingga saat ini, banyak perusahaan fintech di Indonesia telah berkembang pesat untuk memfasilitasi layanan keuangan publik. Seperti Dana, Midtrans, Doku, Go-Pay, OVO, Dompet Kilat, dll.

Article ini di tulis oleh :

Nama : Adam Rais Fendiputera
Jurusan : Sastra Inggris, Creative Writing
Universitas : Universitas Bina Nusantara

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here